Polsek Bolaang Uki Ringkus Dua Orang Pemasok Miras di Jalan Trans Sulawesi

0
53

TOMINI.NEWS-Lewat operasi cipta kondisi (Cipkon) yang digelar di ruas jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Molibagu Dusun III, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kepolisian Sektor Urban Bolaang Uki berhasil meringkus dua orang pemasok minuman keras (miras) jenis ‘Captikus’, Senin (17/9) pukul 21.00 WITA.

Awal cerita peristiwa ini bermula saat anggota piket Polsek Bolaang Uki yang di pimpin oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK) Plug ‘A’ Aipda I Nengah Kertayasa, menggelar operasi di wilayah perkebunan Bolaang Aso yang berbatasan dengan desa tersebut.

Kemudian pada malam itu melintaslah mobil Daihatsu Xenia warna merah maron berpelat DB 1151 DE melaju menuju ke arah Molibagu.

Melihat ada polisi kendaraan yang dikendarai oleh Rolly Wowiling, tampak menunjukan gerak gerik yang mencurigakan.

Tidak ingin kehilangan target operasi Tim Gurita Polsek Urban Bolaang Uki menghentikan mobil tersebut untuk diperiksa barang muatannya.

“Saat diperiksa mobil tersebut mengangkut minuman keras kurang lebih 50 liter yang di bungkus dalam plastik dan karung,” jelas Bripka Peppy Gobel Bintara yang melakukan BAP terhadap pelaku.

Saat di periksa pelaku tidak berkutik sebab petugas menemukan barang bukti (babuk) berupa miras jenis ‘Captikus’ yang dibungkus rapih untuk mengelabuhi petugas.

“Babuk yaitu miras, mobil pengangkut, dan dua orang pemasok miras langsung kita tahan untuk dilakukan pemeriksaan berkelanjutan,” jelasnya.

Peppy, menjelaskan, pelaku yang ditahan bernama Rolly Wowiling (60) asal Desa Meyembaga dan Jhon Tangahu (62) asal Desa Tonala Kecamatan Posigadan sudah menjadi target operasi sejak lama.

Dari hasil BAP dan introgasi, kata Peppy, kedua orang tersebut hanya bertugas sebagai pemasok.

“Miras tersebut dikirim oleh Fen Supit dari Desa Popo Kecamatan Pasi Timur Bolmong dan sediannya akan dibawa kepada Lasim Pala di Desa Manggadaa Kecamatan posigadan,” jelas Peppy.

Ditempat yang sama, Panit Reskrim Bripka Ish Rompah, mengaku, operasi Cipkon akan dilakukan 24 jam dengan lokasi berbeda-beda tanpa danya pemberitahuan terlebih dahulu dengan target penyelundupan miras ke wilayah Bolsel.

“Pemeriksaan terus kami lakukan untuk mencari tahu aktor di balik penyelundupan miras puluhan liter ini,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Haji Herson Mayulu (H2M) dan Wakil Bupati (Wabup) Iskandar Kamaru, memberikan apresiasi terhadap kepolisian Bolaang Uki atas upaya tersebut.

“Sehingga ada efek jera,” Wabup Iskandar Kamaru. (El)