Herson Semakin Dekat Dengan Masyarakat

0
102

TOMINI.NEWS-Mantan Bupati dua periode Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Haji Herson Mayulu (H2M) terus mempersiapkan diri sebagai salah satu figur pilihan perwakilan Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang akan bertarung pada Pemilihan Legislatif 2019 mendatang.

Baru-baru ini, bertatap muka dan bersilaturami dengan keluarga dan masyarakat Desa Domisil, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Rabu (10/10) kemarin.

Setelah itu, H2M kemudian menuju Desa Pangi, untuk menghadiri acara doa syukuran atas pembangunan Musholla Al-Ikhlas di desa tersebut . Pantauan, ketika tiba di Desa Pangi, tampak masyarakat yang telah menunggu dengan antusias langsung menyambut Herson Mayulu.

Dalam kesempatan itu, Herson menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat karena telah mengundang dan memberi kesempatan untuk bisa hadir diacara doa syukuran tersebut.

“Ini sungguh luar biasa. Saya ucapkan terima kasih karena telah mengundang saya di acara doa syukuran ini. Dalam kesempatan ini, saya mengajak masyarakat agar memakmurkan Musholla yang telah selesai dibangun ini. Semoga, Musholla ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Pangi,” ujar ketua Umum LPTQ Provinsi Sulut ini.

Diakhir acara doa syukuran, tampak masyarakat antusias berfoto bersama dengan Herson, sembari menyatakan dukungan H2M (singkatan nama Haji Herson Mayulu) kew DPR RI.

“Kami mengucapkan terima kasih karena pak Herson telah sudi meluangkan waktu memenuhi undangan dari masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberi kesehatan dan kekuatan kepada pak Herson dalam beraktivitas, dan juga diberikan kemudahan jalan menuju DPR RI,” ucap salah satu toko masyarakat, yang diaminkan oleh semua yang hadir.

Usai foto bersama, Herson bersama rombongan pamit kepada semua yang hadir, dan melanjutkan perjalanan menuju Kalurahan Bintaunan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Hadir dalam doa syukuran tersebut, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan beberapa perangkat Desa Pangi, serta ratusan masyarakat. (***)