Bak Film Aktion Sepeda Motor Milik Ishak Terbakar di Depan SPBU Soguo

0
89

TOMINI.NEWS-Bak film aktion sepeda motor milik Ishak Taemba (55) jenis Suzuki Thunder dilalap si jago merah (api) di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Soguo, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Senin (5/11/18).

Pemilik sepeda motor yang diketahui berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini tidak bisa berbuat banyak selain menyaksikan kendaraannya dilalap api.

Peristiwa naas tersebut sempat membuat pengendara di SPBU tersebut panik dan berlarian mencari peralatan seadanya di lokasi tersebut untuk memadamkan si jago merah yang kian membara.

Usut punya usut peristiwa bak adegan di film aktion bermula saat Ishak masuk ke SPBU milik Pertamina di desa tersebut untuk mengisi bahan bakar jenis Pertalite.

Saat pengisian berlangsung sampai tanki penuh semua berjalan normal. Setelah itu Ishak mendorong sepeda motornya beberapa meter kedepan untuk mempersilahkan pengendara lainnya mendapatkan BBM setelah lama mengantre.

Sesampainya di depan pintu keluar korban mencoba menyalakan starter mesinya namun entah mengapa kemudian api keluar dari antara tanki dan membakar motornya.

“Karena takut berada di areal SPBU pemilik motor meninggalkan kendaraannya kemudian lari menjauh. Dengan mudah api melalap seluruh badan kendaraan,” jelas Dwi, satu diantara saksi mata yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Tidak ingin api menjalar kemana-mana menambah besar kebakaran di lokasi SPBU sekira 20 orang masyarakat yang berada di lokasi tersebut mencoba memadamkan api. Ada yang berusaha menarik sepeda motor menggunakn besi menjauh dari SPBU.

Sayangnya aksi tersebut menambah besarnya api, minyak yang ada didalam tanki tampak tumpah ke badan jalan kemudian membakar sepeda motor tersebut.

“Ada yang berusaha memadamkan menggunakan gas CO2, ada yang menyiram menggunakan air, ada juga yang berusaha menimbun menggunakan pasir,” jelasnya.

Berselang 20 menit upaya pemadaman tersebut akhirnya berhasil namun sayangnya sepeda motor kondisinya sudah terpanggang 80 persen tinggal meninggalkan rangka besi.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ada disitu Kopka Hasan Gobel, langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menenangkan warga yang sempat panik akibat peristiwa tidak terduga tersebut.

Penyelidikan pun dilakukan dengan dugaan sementara api dipicu karena tegangan arus pendek listrik (korsleting) pada jaringan kabel motor.

“Pengisian bahan bakar sempat dihentikan sementara waktu menunggu kondisi SPBU aman kembali,” jelas Hasan.

Sementara itu karena posisi kawasan perkantoran Damkar cukup jauh dari lokasi kebakaran, mobil Damkar saat tiba di tempat api sudah lama padam. (El)

Berikut Videonya : https://youtu.be/9Uz9zmpUdm8