DLH Bolsel Makin Getol Sukseskan Program Jakstrada Pengelolaan Sampah

0
89

TOMINI.NEWS-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), semakin getol mensukseskan program Jakstrada (Kebijakan Strategi Daerah) terkait pengelolaan sampah yang merupakan program Nasional Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Foto : Kabid Pengelolaan Persampahan, Limbah B3, dan Pengedalian Pencemaran, Selpiana H Deowali SST M.Kes memberikan penjelasan kepada masyarakat

Sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala DLH Bolsel melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Persampahan, Limbah B3, dan Pengedalian Pencemaran, Selpiana H Deowali SST M.Kes, Rabu (9/10/2019).

Kata dia kebijakan yang dimaksud adalah pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen.

“Untuk mendukung program Jakstrada, DLH Bolsel melaksankan sosialisasi langsung kepada masyarakat, ” jelas Kabid kemudian menambahkan pada kegiatan tersebut pihaknya membagi-bagikan tumbler kepada para peserta.

Diterangkan sosialisasi ini bertujuan untuk mendukung Peraturan Daerah (Perda) terkait pengelolaan sampah plastik rumah tangga dan non rumah tangga.

Seperti sosialisasi tentang pencemaran lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang telah dilaksanakan di Desa Dumagin Kecamatan Pinolosian Timur dan Desa Milangodaa Kecamatan Tomini.

“Kami menjelaskan kepada masyarakat betapa bahayannya jika sungai tercemar, apalagi sampah plastik. Say no to botol air mineral sekali pakai,” tegasnya.

Tambahnya, untuk mensukseskan program Jakstrada setiap semester DLH Bolsel telah memiliki program yaitu pemeriksaan kualitas air di dua sungai yaitu Dumagin dan Milangodaa.

“Nanti sampel air sungai akan diperiksa di laboratorium WLN Manado. Tiap tahun dua kali,” jelasnya.

Ujarnya, apa yang dilakukan bertujuan untuk merubah mainset masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah atau limbah pada tempatnya.

“Atas dasar ini juga DLH Bolsel melaksanakan kegiatan sosialisasi pencemaran lingkungan terkait dengan pola buang sampah sembarangan di DAS, ” tambahnya. (lix)

Editor : Felix Tendeken