Kolaborasi Eksekutif- Legislatif Produktif Lahirkan Perda

0
126

TOMINI.NEWS-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menjadi salah satu lembaga legislatif paling produktif di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang menciptakan legislasi.

Foto : Ketua DPRD Bolsel Arifin Olii

Terbukti, kolaborasi dengan pihak eksekutif, selama medio 2018 sampai akhir 2019 ini, DPRD bersama pihak eksekutif telah menyusun 16 produk Peraturan Daerah (Perda).

Sebagaimana disampaikan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bolsel, Sunardi Kadullah. Diakuinya tahun ini DPRD menghadapi agenda kerja yang lebih padat terutama di bidang legislasi.

Foto : Sunardi Kadullah

“Baru-baru ini kita sudah tetapkan lima produk Perda baik inisiatif ataupun Pemkab yang merupakan produk Ranperda yang belum di tahun 2019, sehingga tahun ini kita pacu penetapannya,”ungkapnya.

Sementara itu kata Sunardi, untuk Propemperda 2020 ini pihaknya mempunyai tujuh Ranperda inisiatif dan empat lainnya merupakan usulan eksekutif.

Foto : Salman Mokoagow

“Dari 11 Ranperda tersebut, sudah menjadi Prolegda 2020. Pembahasan sejumlah raperda sisa tersebut akan dilakukan pembahasan lebih lanjut tahun depan sesuai jadwal yang sudah ditentukan,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Arifin Olii menilai, perlu keseriusan dan peningkatan pembentukan peraturan daerah inisiatif DPRD Bolsel.

Foto : Hartina Badu

“Pembentukan produk legislasi ini merupakan wujud penyerapan aspirasi masyarakat. Memang sebenarnya tidak mutlak harus ada perda inisiatif, namun jika DPRD benar-benar menyerap aspirasi dan memahami masalah di tengah masyarakat, tentu akan ada perdanya. Karena Perda merupakan manifestasi aspirasi rakyat,”tukasnya. (adv)

GRAFIS :

PERDA 2019 DITETAPKAN

1. Perda tentang Pengelolaan Sampah. (Inisiatif DPRD)
2. Perda tentang pembentukan lembaga penyiaran publik lokal radio suara Nato. (Inisiatif DPRD)
3. Perda tentang kawasan tanpa rokok. (Inisiatif DPRD)
4. Perda tentang perubagan atas perda nomor 8 tahun 2011 tentang pokok pokok pengelolaan keuangan daerah. (Inisiatif DPRD)
5. Perda tentang tata cara penyusunan program pembentukan perda. (Usulan Ekskutif)

PROPEMPERDA 2020

1. Ranperda tentang pemberian kemudahan penanaman modal di daerah. (Inisiatif DPRD)
2. Ranperda tentang penanggulangan kemiskinan. (Inisiatif DPRD)
3. Ranperda tentang perlindungan dan pemberdayaan petani nelayan dan pembudidayaan ikan. (Inisiatif DPRD)
4. Ranperda tentang pemberdayaan koperasi. (Inisiatif DPRD)
5. Ranperda tentang zona nilai tanah. (Inisiatif DPRD)
6. Ranperda tentang penyelenggaraan izin mendirikan bangunan. (Inisiatif DPRD)
7. Ranperda tentang pelayanan ibadah haji. (Inisiatif DPRD)
8. Ranperda tentang badan permusyawaratan desa. (Usulan Ekskutif)
9. Ranperda tentang kabupaten layak anak. (Usulan Ekskutif)
10. Ranperda tentang pemberian gelar adat. (Usulan Ekskutif)
11.ranperda tentang perubahan kedua atas Perda nomor 11 tahun 2016 tentang OPD. (Usulan Ekskutif).