Martinus Ajak KBK Paroki Tuminting Jadi Garam dan Terang di Dunia

0
165

TOMINI.NEWS-Ketua Stasi Cosmas Damianus Pandu Martinus Tomboku, mengajak seluruh anggota Kaum Bapa Katolik (KBK) Paroki Ratu Rosari Suci Tuminting menjadi garam dan terang di dunia sebagaimana yang dijabarkan dalam Injil Matius bab 5 ayat 13 sampai dengan 16.

Foto berlangsungnya ibadah KBK

Ajakan tersebut disampaikan olehnya saat memimpin ibadah perdana KBK Paroki Ratu Rosari Suci Tuminting Minggu (9/2/2020) yang dipusatkan di rumah Keluarga Laurens Mamahit-Pangau anggota KBK Santo Atanasius Pandu.

“Garam sangat dekat dengan ibu-ibu, garam dekat dengan kehidupan manusia. Begitu juga dengan terang sangat dekat dengan kehidupan kita,” ujar Pak Guru Tinus, sapaan akrabnya.

Martinus berharap melalui ibadah perdana ini akan menjadi tanda-tanda yang baik untuk KBK di wilayah Tuminting kedepannya.

Seperti perumpaaan garam yang mampu menyedapkan makanan, sebagai anti septik dan anti kuman.

“Dalam injil hari ini mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kita bisa menggarami orang lain. Dengan arti mengajak orang lain untuk menjadi baik dengan perbuatannya dan bermanfaat sebagaimana yang diumpamakan oleh Yesus,” ujarnya.

Begitu juga dengan terang, menjadi pelita bagi orang lain dalam mewartakan injil.

“Jangan sampa garam dan terang kita hanya digunakan untuk diri sendiri, tidak dibagikan kepada orang lain,” ujarnya.

Kata dia, ada banyak tantangan yang harus dilewati dalam kehidupan ini, terutama dalam pelayanan KBK Paroki yang harus memberikan diri seutuhnya untuk Kristus.

“Seperti layang-layang semakin banyak angin semakin tinggi ia terbang. Begitu juga tantangan membuat kita semakin kuat,” ujarnya.

Meski banyak cobaan dan tantangan dalam hidup kita harus tetap kuat dalam doa agar semua masalah berakhir, bukan masalah yang membuat doa kita berakhir.

“Jangan sampai karena cobaan dan tantangan dalam hidup membuat kita malas berdoa, malas ke gereja, dan malas beribadah,” ujarnya.


Kata dia, setiap anggota KBK memang memiliki pengalaman iman yang berbeda-beda.

“Tantangan ini menjadi salib bagi kita dimana pun kita berada. Sekecil apapun kebaikan yang kita buat, kita telah membagikan garam dan terang bagi orang lain. Memberikan kebaikan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Diakhir khotbahnya Martinus mengumpamakan sebagaimana yang diumpamakan oleh seorang Frater dalam ibadah, bahwa perdebatan dan perselisihan itu ada karena tidak adanya cinta kasih.

“Marilah kita menjadi garam dan terang bagi orang lain,” tandasnya.

Setelah ibadah berakhir seluruh anggota KBK Paroki dijamu dengan makan minum. Hal tersebut sebagai bentuk ungkapan syukur karena masih diberikan kesehatan, berkat dan panjang umur oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

Sekadar diketahui ibadah KBK Paroki Ratu Rosari Suci Tuminting ini dihadiri oleh Ketua KBK Agus Mello, Wakil Ketua I Hani Bawole, Wakil Ketua II Patris Adam, Wakil Ketua III Jerry Mongi, Sekretaris I Paulus Titirlobi, Sekretaris II atis Bungkul, Sekretaris III Jemmy Umbas, Bendahara I Imanuel Aangel Kolae, Bendahara II Edi Laweri dan seluruh pengurus. (Felix Tendeken)