Bupati Bolsel Pimpin Rakor dan Silaturahmi Pasca Idul Fitri 1441 Hijriah

0
19

TOMINI.NEWS, BOLSEL-Bertempat di Rumah Dinas (Rudis) Bupati, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Hi Iskandar Kamaru S.Pt dan Wakil Bupati (Wabup) Deddy Abdul Hamid, menggelar acara silaturahmi pasca Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah (Pemda) Bolsel, Selasa (26/5/2020).

Foto istimewa

Selain memberikan ucapan selamat dan saling maaf memaafkan yang kerap dilaksanakan di hari raya Idul Fitri Bupati juga menyampaikan beberapa hal penting.

Foto istimewa

Diantaranya terkait penanganan Covid-19, dimana BAST (berita acara serah terima) untuk penyaluran bantuan yang menjadi tanggung jawab masing-masing OPD, selaku penyalur.

“Diharapkan BAST-nya segera dilengkapi dan dimasukan untuk meminimalisir temuan dari pemeriksa,” harap Bupati Iskandar Kamaru.

Orang nomor satu di kabupaten bervisi religius menyampaikan bahwa anggaran transferan daerah saat ini hanya cukup untuk membayar gaji, TKD (tunjangan kerja daerah), honorer dan BBM pembiayaan (bahan bakar minyak) .

“Untuk sementara pembiayaan lain masih ditangguhkan, selain dari beberapa item tersebut. Kita harus memahami kondisi di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” ujarnya.

Tambahnya, di tengah masa pandemi Covid-19 Pemda banyak meraih prestasi yaitu opini WTP (wajar tanpa pengecualian) keenam kalinya, SKPK (sistem aplikasi pelayanan kepegawaian) mendapat rangking 3 nasional dan terbaik di Sulut (Sulawesi Utara).

“Kemudian LHKPN (laporan kekayaan penyelengara Negara) yang menempati peringkat tiga se-Sulut, dengan kepatuhan 100 persen,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan terkait persiapan menghadapi new normal program herd imunity.

“Kebijakan ini diambil karena masa pandemi sudah menggerogoti APBN (anggaran pendapatan belanja nasional) dan APBD (anggaran pendapatan belanja daerah). Sementara, masyarakat belum sepenuhnya taat terhadap protokol Covid-19,” tegasnya.

Sementara terkait rapid test yang dilakukan kepada 20 warga Desa Adow, Kecamatan Pinolosian Tengah, pemerintah daerah berharap agar tidak ditemukan kasus baru positif Covid-19.

Bupati juga menekankan kepada OPD yang ada program kegiatan dan belum tuntas, diminta segera dimaksimalkan.

“Diminta juga kepada APIP (aparat pengawasan intern pemerintah) untuk melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Kemudian, kepada Dinas Pendidikan agar memberdayakan para pengawas sekolah dan memantau para guru yang melaksanakan WHF (work form home).

Bupati juga mengapresiasi para petugas penjaga pos masuk, dan akan diupayakan untuk diberikan reward.

Pada poin dalam rakor itu, dibahas juga terkait rencana Pemkot Mando yang akan menerapkan aturan semi PSBB (pembatasan sosial berskala besar), yang mengharuskan masyarakat dari luar daerah Manado wajib rapid test.

Untuk itu diimbau kepada masyarakat Bolsel yang akan berkunjung ke Provinsi Sulut (Manado) dan Provinsi Gorontalo (Gorontalo) agar mempertimbangkan jika akan melakukan perjalanan.

“Kalau bisa ditunda jika tidak ada urusan mendesak.. Karena, stok rapid test yang tersedia di fasilitas kesehatan Bolsel sangat terbatas. Sehingga, tidak memungkinkan melakukan rapid test untuk banyak orang. Saya minta kepada aparat desa agar memberikan imbauan kepada warganya yang akan bepergian ke Manado dan Gorontalo,” tandas Iskandar.

Dikesempatan yang sama Bupati menyampiakan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.

“Di suasana Idul Fitri ini, atas nama pribadi dan pemerintah daerah memohon maaf kepada seluruh pimpinan OPD, ASN dan THL di lingkup Pemkab Bolsel serta masyarakat, apabila sebagai pelayan publik dan pelayan masyarakat terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Insya Allah, hal-hal tersebut menjadi pelajaran dan evaluasi. Agar, kedepannya dapat diperbaiki. Semoga pengabdian kita menjadi amal ibadah, doa dan harapan sebagai motivasi untuk lebih baik dalam berkerja,” sebut bupati low profile ini. (***)