Seperti Lirik Lagu D’Masiv, Gadis Remaja Asal Paniki Ditikam Dengan Badik

0
467

TOMINI.NEWS, MANADO-Seperti lirik lagu group band D’Masiv “Cinta ini membunuhku”, inilah yang dialami oleh Mulan (15), gadis remaja asal Desa Paniki Atas, Kecamatan Talawaan, yang dianiaya oleh AA alias Vita karena masalah asmara.

Foto istimewa

Gadis remaja ini dianiaya oleh AA wanita yang 10 tahun lebih tua darinya menggunakan senjata tajam (Sajam) karena terbakar api cemburu.

Sebagaimana informasi yang dirangkum dari Polresta Manado, insiden berdarah tersebut terjadi pada Minggu (19/7/2020) malam sekitar pukul 22.15 WITA di dalam kawasan Shopping Center Presiden, Kecamatan Wenang.

Penganiayaan tersebut diduga akibat masalah cinta antara suami pelaku dan korban yang diduga punya hubungan gelap.

Singkat cerita kejadian berawal saat korban sedang berada di kawasan Pasar 45 Manado, tepatnya di dalam kawasan Presiden Shopping Center, tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang korban dan tanpa basa-basi langsung menikam dengan pisau badik yang terbuat dari besi putih.

Tikaman tersebut melesat tepat di punggung bagian belakang korban sehingga darah berceceran dilantai. Melihat korban yang sudah terkapar bersimbah darah, pelaku langsung tancap gas alias melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara korban yang mengalami luka tusuk di bagian punggung sebelah kanan, dibantu oleh warga sekitar untuk kemudian mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.

Mendengar informasi tersebut, Tim Paniki Polresta Manado berkolaborasi bersama Anggota Reskom langsung turun ke TKP untuk megumpulkan bahan keterangan di seputaran (TKP), beberapa saat kemudian Tim mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di salah satu penginapan yang ada di Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang.

Berdasarkan informasi tersebut, tim kemudian langsung mengarah ke penginapan tersebut. Tak butuh waktu lama, tim pun berhasil mengamankan pelaku berserta barang bukti sajam ke Polresta Manado.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Tommy Aruan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan itu.

“Pelaku sudah diamankan berserta barang bukti pisau badik jenis besi putih sepanjang 25cm, dan saat ini pelaku sedang dalam proses pemeriksaan polisi,” jelasnya. (Wyn)

Editor Felix Tendeken