Bagaikan Magnet, Keindahan Bawah Laut Bolsel Menarik Wisatawan Untuk Menyelaminya

0
109

TOMINI.NEWS, TRAVELING-Bagaikan magnet, keindahan bawah laut Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk berwisata dan menyelaminya.

Foto istimewa

Seperti yang dilakukan oleh Dr Evie Rosa Widyawanti N SpPD, dari Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Cibubur Jakarta dan Dr Irene Purnamawati SpPD, dari RS Siloam Labuan Bajo NTT.

Dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment) ekonomi pariwisata, kedua dokter bersama kru Minanga Divers melakukan diving di beberapa spot terbaik.

Foto istimewa

“Tidak akan pernah kecewa jika diving di Bolsel, keragaman hayati bawah laut selalu memukau. Mulai dari terumbu karang yang cantik dan penuh warna sampai berbagai jenis ikan mulai yang kecil hingga besar seperti hiu, baraccuda, pari manta, eagle ray, semua bisa ditemukan,” ujar Dr Evie, belum lama ini.

Menurut dia, Bolsel full of diversity and absolutely amazing.

Foto istimewa

“Semuanya sangat indah, baik spot Evgeny Silver Tower Desa Sakti, Barracuda Point Desa Soputa, Sakau Point Deda Milangodaa, Bares Point di Desa Motolohu, The Sa’Ir Of Motolohu, Napo Tiang di desa Tabilaa dan Napo Kuwait di Desa Kwait,” kagumnya.

Senada disampaikan oleh Dr Irene, bahwa selain indah airnya pun jernih bebas polutan dan good visibility untuk menyelam.

Foto istimewa

“Semoga terumbu karang dan ikan-ikan di Bolsel tetap terpelihara dengan baik, sehingga tetap bisa dinikmati berulang kali dan ditunggu lokasi-lokasi selam baru disana ya, supaya saya datang berkunjung lagi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Staf Khusus Bupati bidang Kepariwisataan, Reinhart Garang, mengatakan bahwa mereka sangat menikmati liburan di tanah bervisi religius ini.

Foto istimewa

“Sebagai penghargaan dan bagian dari promosi agar lebih dikenal lagi potensi alam bawah laut Bolsel, maka salah satu tempat atau lokasi menyelam di Desa Motolohu kemi beri nama The Sa’Ir Of Motolohu. Diambil dari kedua nama mereka Rosa dan Irene,” tandasnya. (El)

Editor : Felix Tendeken