Ketua DPD Golkar Minahasa Minta Pilhut Segera Digelar, ini Alasannya

0
31

TOMINI.NEWS, MINAHASA-Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Minahasa, Adrie Kamasi SH MH, meminta agar pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Polhut) serentak di Kabupaten Minahasa segera digelar.

Foto Ketu DPD Golkar Minahasa

Dorongan ini tidak hanya datang dari Adrie Kamasi, juga datang dari berbagai kalangan di kabupaten berlogo burung manguni.

“Kami meminta kepada Pemkab Minahasa untuk segera menggelar Pemilihan Hukum Tua,” ujarnya.

Politisi yang akrab disapa AK ini beralasan, banyak Hukum Tua (Kumtua) di Kabupaten Minahasa berstatus Pelaksana Tugas (Plt). Bahkan ada yang ternyata telah menjabat bertahun-tahun.

“Selain itu, sesuai undang-undang seorang pejabat Plt tidak memiliki wewenang mengambil tindakan atau keputusan strategis. Sementara di sisi lain masyarakat sangat mengharapkan percepatan pembangunan di desa. Itu artinya desa harus dipimpin oleh Kumtua definitif agar pembangunan desa dapat lebih cepat demi mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama,” tandasnya.

Diakui politisi yang sangat peduli dan merespon cepat terhadap pelbagai persoalan atau aspirasi masyarakat ini, Pemkab Minahasa telah menyatakan akan menggelar Pilhut Serentak di tahun 2021 ini.

Bahkan, lanjut AK, Pemkab Minahasa sudah mengalokasikan anggaran dalam APBD Minahasa tahun 2021 untuk menggelar Pilhut Serentak di 101 desa.

“Hanya saja sampai dengan saat ini Pemkab Minahasa belum membahas dan juga belum memastikan kapan tanggal pasti dimulainya tahapan Pilhur. Bahkan kini muncul dua opsi digelar pertengahan tahun atau akhir tahun 2021. Padahal masyarakat sangat mengharapkan tahapan Pilhut segera dimulai,” jelasnya.

AK berharap Pemkab Minahasa tidak lagi menunda pelaksanaan Pilhut seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan ia mengusulkan agar Pilhut digelar pada pertengahan tahun 2021 ini.

“Jadi Partai Golkar (Minahasa) mengusulkan agar Pilhut digelar pada bulan Juni atau Juli 2021, jangan digelar pada akhir tahun. Karena kalau digelar bulan November atau Desember bisa berpotensi ditunda karena berdekatan dengan hari raya keagamaan umat Kristen, seperti yang telah terjadi sebelumnya,” paparnya.

Untuk itu pula, AK telah menginstruksikan kepada Fraksi Partai Golkar di DPRD Minahasa agar mendesak Pemkab Minahasa segera menggelar Pilhut pada pertengahan tahun ini.

“Saya sudah meminta Fraksi Partai Golkar di DPRD Minahasa untuk menanyakan soal kapan tanggal pasti pelaksanaan Pilhut dan memastikan Pilhut digelar pertengahan tahun ini. Ini juga yang menjadi aspirasi masyarakat yang disampaikan secara langsung kepada saya,” tandasnya. (El)

Redaksi