Astaga Tak Terima Ditegur, Sopir Angkot Aniaya Dokter Hingga Sekarat

0
2981

TOMINI.NEWS, KRIMINAL-Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) kembali terjadi, kali ini seorang lelaki yang berprofesi sebagai Dokter di Apotik Sehat Farma yakni Ibrahim Tombeng sekarat dianiaya DR alias Doni (44), warga Desa Warembungan Jaga VII. Kejadian sendiri terjadi, pada Sabtu (27/02) malam sekitar pukul 21.00 WITA.

Foto pelaku dan korban

Dari informasi yang didapat, kejadian berawal ketika pelaku ditegur oleh korban agar tidak memarkirkan kendaraan angkotnya di depan Apotek, alasannya mobil pelaku menghalangi pelanggan yang akan berbelanja di Apotek yang dikelolanya.

Tak terima ditegur akhirnya terjadi perdebatan, suasana pun menjadi panas, pelaku akhirnya pergi meninggalkan korban entah kemana. Beberapa menit kemudian pelaku kembali ke Apotek dengan menggunakan sepeda motor, tak hitung tiga pelaku langsung menyerang korban dengan sajam.

Foto korban mendapatkan perawatan intensif

Melihat hal itu korban berusaha kabur namun jatuh ke lantai. Pelaku pun dengan leluasa menikamnya, beruntung ada warga yang melihat hal tersebut dan langsung mendorong etalase obat hingga akhirnya korban melarikan diri ke Rumah Sakit Bhayangkara yang hanya berjarak 50 meter dari lokasi kejadian.

Respon cepat kepolisian dalam hal ini Polsek Urbang Wanea langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung melakukan olah TKP serta melakukan pengumpulan bahan keterangan dari para saksi.

Sementara itu, Kapolsek Urban Wanea AKP Bartholomeus Dambe saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan bahwa korban sekarat karena mengalami luka robek di pipih sepanjang kurang lebih 30 sentimer.

“Korban masih terbaring lemah di Rumah Sakit karena luka yang dialaminya, sementara untuk pelaku sendiri merupakan sopir angkot yang biasa mangkal di Terminal Karombasan langsung menyerahkan diri ke polisi untuk motif sendiri diduga pelaku dendam karena ditegur,” jelas Dambe.(Wyn)

Editor : Felix Tendeken