Melalui Misa Kamis Putih, Pastor Neles Ajak Umat Katolik Bunda Hati Kudus Pandu Nyalakan Cinta Kasih

0
71

TOMINI.NEWS, MANADO-Melalui Misa Kamis Putih (1/4/2021), Pastor Neles Yamlean MSC, mengajak seluruh umat Gereja Katolik Stasi Bunda Hati Kudus Pandu agar terus menyalakan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Berlangsungnya Misa Kamis Putih

Ajakan tersebut seperti yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada para muridnya yang digambarkan melalui bacaan Kitab Suci Yohanes Bab 13 Ayat 1-15.

“Iman kita jangan sampai tergantung cuaca, tidak maksimal datang ke gereja dan tidak maksimal sembahyang. Iman kita jangan padam, jangan sampai seperti lampu kedap-kedip,” ajaknya.

Berlangsungnya Misa Kamis Putih

Lewat bacaan hari ini, Yesus mengajarkan satu hal yang penting dalam malam Kamis Putih, yaitu tentang rasa sayang dan cinta kasih.

“Melalui momentum Kamis Putih kita bangkitkan iman, harus aktif di gereja dan kegiatan di wilayah rohani,” ajaknya.

Foto Polisi dan anggota LC menjaga keamanan

Dengan membasuh kaki para murid, Yesus telah menunjukkan cinta kasih memberikan contoh saling mengasihi, saling melayani dan menunjukkan kerendahan serta kerelaan hati.

Yesus menunjukkan sebuah pengorbanan besar melalui kematiannya di kayu salib sebagai wujud cinta kasihnya kepada manusia.

“Malam ini kita perbaharui cinta kasih, perbaharui semangat cinta kasih,” ajak Pastor.

Diingatkan kepada umat hal serupa juga harus dilakukan kepada orang tua,  membalas budi kepada mereka yang telah membesarkan kita dengan penuh cinta kasih sehingga seperti saat ini.

“Karena saat anak-anak kita terlahir dari cinta kasih bapak dan ibu kita,” ujarnya.

Kata Pastor, setiap perbuatan cinta kasih selalu membahagiakan. 

Dimana orang yang menerimanya akan merasa bahagia.

“Cinta itu nyata dan ada pada orang yang rendah hati,” ujar Pastor.

Seperti pada malam Kamis Putih yang merupakan malam perjamuan terakhir, dimana Yesus memberikan diri dalam perjamuan terakhir sebelum ia menderita sengsara dalam sakratul maut.

Sebelumnya Pastor menyampaikan dalam liturgi Gereja Katolik itu ada Tri Hari Suci, dimulai dari Kamis Putih, Jumat Agung dan Vigili Paskah. 

“Kamis Putih menjadi malam yang penuh iman,” ujar Pastor seraya menambahkan saat ini Kapolri sedang merayakan Kamis Putih di Gereja Katedral Manado.

Sekadar diketahui Misa yang dilaksanakan pada pukul 20.10 WITA dijaga ketat oleh aparat Kepolisian dan Legiun Christum.

Tidak pembasuhan kaki sebagai langkah pencegahan pandemi Covid-19.

Pada kesempatan tersebut seluruh umat tampak khusyuk menggunakan masker dan duduk berjarak menggunakan pakaian putih serta menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah. (Felix Tendeken)