Menpan-RB Sambut Baik Usulan Gubernur Sulut, Terkait Penambahan Kuota Tenaga Kesehatan Pada Penerimaan CPNS 2021

0
41

TOMINI.NEWS, SULUT-Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo, menyambut baik usulan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, yang mengusulkan penambahan kuota tenaga kesehatan dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021.

Foto Menpan RB Tjahjo Kumolo dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Menurut Kumolo, saat bertandang ke Kantor Gubernur Sulut, Senin (12/4/2021), keputusan tersebut tepat sekali karena saat ini konsolidasi keuangan tengah difokuskan pada sektor kesehatan.

“Usulan Gubernur, sudah ditampung dan tepat sekali karena kata kunci Pak Jokowi sekarang adalah untuk percepatan infrastruktur kesehatan dan bantuan sosial maka tenaga kesehatan seperti perawat, bidan termasuk di puskesmas dan puskesmas pembantu” ujarnya.

Selain itu menurut dia usulan tersebut sangat baik sebab pemerintah Sulut sementara fokus pada pembangunan infrastruktur kesehatan serta penanganan pandemi Covid-19.

“Apalagi di Manado sudah mulai tumbuh Rumah Sakit Daerah,” jelasnya.

Disisi lain, kehadirannya ke provinsi berjulukan bumi nyiur melambai adalah untuk menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia ( RI) Ir Joko Widodo.

“Yang pertama mengapresiasi Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk TNI/Polri di Sulut, meski ditengah menghadapi Covid-19, tetap produktif, bisa menggerakan dan mengorganisir masyarakat,” ujarnya.

Kedua menyampaikan Reformasi birokrasi yang menjadi prioritas Pak Jokowi berupa konsolidasi Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga konsolidasi kinerja yang harus dipercepat selesainya.

“Kami Memahami kondisi daerah karena ada pilkada serentak kemarin, meski sempat diundur tetapi tetap menjadi skala prioritas,” jelasnya.

Tambahnya, untuk penyederhanaan jabatan struktural ke fungsional, bertujuan mengantisipasi perkembangan dunia yang semakin cepat.

“Maka kecepatan berkolaborasi, kecepatan mengambil keputusan, kecepatan melayani masyarakat, kecepatan memberikan perijinan itu adalah kata kunci di samping tetap menerapkan protokol kesehatan yang tepat,” tandasnya. (El)

Editor : Felix Tendeken