Andrei Angouw : Lomba Piala Wali Kota PKB GMIM Jadi Alat Pemersatu Masyarakat

0
29

TOMINI.NEWS, MANADO-Menarik disampaikan oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw didampingi Ketua Pria Kaum Bapa (PKB) Wilayah Manado Sario dan Getsemani Sakobar Penatua (Pnt) dr Roland Roeroe, saat membuka lomba olah raga piala wali kota se-PKB GMIM di Hall Getsemani Sakobar wilayah Manado Sario, Sabtu (3/7/2021).

Selain mengapresiasi, Andrei Angouw menyebut sportivitas tinggi di dunia olah raga akan membantu nilai-nilai kehidupan untuk lebih sportif, fair dan berintegritas tinggi.

“Kegiatan ini menjadi alat pemersatu masyarakat yang kuat dan membantu prestasi olaraga daerah. Kegiatan olah raga harus didorong dan digiatkan ditengah-tengah masyarakat agar masyarakat sehat dan dapat melaksanakan aktifitas keseharian dengan baik,” Wali Kota yang juga turut bermain tenis meja.

Ditempat yang sama Ketua Panitia Pelaksana, Pnt James Monolimay, mengatakan lomba olah raga yang memperebutkan Piala Wali Kota Manado ini adalah yang pertama dilaksanakan semenjak AA-RS memimpin kota berjulukan tinutuan.

“PKB Wilayah Manado Sario menyelenggarakan kegiatan ini tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Pnt James Monolimay.

Ditempat yang sama Ketua P/KB Getsemani Sakobar Pnt Roland Roeroe memaparkan bahwa kegiatan ini kental dengan pluralisme. 

Dimana pesertanya setiap tim/kontingen adalah gabungan dari anggota jemaat GMIM dan anggota masyarakat dari berbagai denominasi agama dan kepercayaan.

“Pesertanya datang dari beberapa jemaat GMIM yang tersebar di seluruh penjuru Sulawesi Utara. Untuk lomba ada tiga kategori yaitu catur, tenis meja dan bridge,” jelas Roeroe yang juga adalah Dirut PD Pasar Manado.

Menurut Roeroe semangat olahraga ini seyogyanya bukan hanya dalam kompetisi tetapi semangat olahraga ini bagaimana kita bersama-sama bertemu dalam acara ini dan menjalin kebersamaan juga diantara Pria Kaum Bapa Se-GMIM dan berbagai denominasi Gereja yang ada serta Saudara-saudara kita dari Agama yang lain.

Kota Manado harus tampil majemuk seperti pesan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw dan dr Richard Sualang yang kita banggakan, juga sinergitas dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Drs Steven Kandouw.

Dimana Sulut harus menjadi gerbang Pasifik dan Kota Manado menjadi tulang punggung perekonomian yang mencerminkan kemajukan, pluralis, kebersamaan dalam berbagai bidang termasuk didalamnya semangat dan sportivitas olahraga.

“Olahrga harus menjadi alat pemersatu untuk berbagai kalangan yang latarbelakang apapun kita bisa bersatu didalam olahraga,” ujarnya.

Kata dia, kegiatan ini jangan hanya dilihat kompetisinya atau hadiahnya berapa atau gengsinya seperti apa tapi marilah kita lihat di era pandemi covid -19 wilayah Manado Sario berani untuk membuat tampilan baru dengan membuat kegiatan lomba yang dimodifikasi agar tetap ikut protokol kesehatan.

“Agar supaya pandemi covid-19 ini jangan menidurkan kita dalam pertumbuhan ekonomi. Dengan menggunakan prokes kita mampu membuat kegiatan seperti supaya masyarakat jangan terninabobokan dengan covid-19,” tandasnya.

Diketahui, untuk mendukung program pemerintah Kota Manado terkait dengan vaksinasi, usai kegiatan Panitia menggelar vaksinasi massal yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Manado. (Felten)